Sajak Tuhan Sekarang (Di Semarang)

Di Semarang, Seseorang langsung memukul Orang
Ketika Ia ditanya sembarangan, “Sedang Apa Tuhanmu Sekarang?”

Lalu Gelap, Lalu Pingsan

Dan Ketika Sadar, Orang yang dipukul tersadar:
“Tuhannya sedang menginfusnya Sekarang”

Pos ini dipublikasikan di Puisi, RABB-KU, Tuhan. Tandai permalink.

38 Balasan ke Sajak Tuhan Sekarang (Di Semarang)

  1. riFFrizz berkata:

    hag hag, emnagnya tuhan bisa nginfus, aneh aneh aja

  2. Umy Diary berkata:

    wah,,ad2 aja inihihihinice post,,met siang, umy mampir baca2

  3. Sudino Dinoe berkata:

    Puisi yg penuh makna mas,

  4. woh woh wohdiinfus langsung e😀

  5. woh woh wohdiinfus langsung e😀

  6. waroeng coffee berkata:

    harus pingsan dulu baru tahu ya hehehe

  7. ajeng berkata:

    Harus dipukul dulu ya untuk tahu Tuhan sedang apa? (bener enggak ya pemaknaan saya)

  8. attayaya berkata:

    lha kok diinfus?

  9. catatan kecilku berkata:

    Kok aku masih belum paham *garuk2 kepala*

  10. rizan berkata:

    tuhan memang selalu siap sedia menunjukan keberadaanya,kapanpun dimanapun.haha

  11. ا شين berkata:

    @ajeng: kekekekekek, ya gitu mbak….

  12. aulawi ahmad berkata:

    kadang memang tidak bisa dijawab dgn logika

  13. aaSlamDunk berkata:

    aku cah semarang masemang gitu to? langsung bat bet..?kayanya engga dehh

  14. rizal berkata:

    mmm mencoba mencerna…??

  15. TUKANG CoLoNG berkata:

    arti dalam versi saya, orang yang menolong orang adalah tuhan bagi orang yang ditolongnya sedangkan yang menyakiti dia bukan tuhan tapi setan

  16. nuansa pena berkata:

    Nyerah deh! bila mati suri bisa membuat baik, aku mau merasakannya!

  17. siroel berkata:

    belum ngerti mas, dalem bgt. dicoba baca berulang2 lg nih…

  18. andie berkata:

    loh? kok nginfus?

  19. Aby Umy berkata:

    gak ngerti massungguh

  20. Anazkia berkata:

    Buwellll… rajin amat gonta-ganti template..??😦 ini siapa yang ke Semarang? :)Btw, tentang Alhayau minnal iman, setahu Anaz itu bukan hadist *nanti kita oprek2 lagi* Tadi Anaz lihat komentarnya di blog Mbak Ajeng :)*

  21. Arif Chasan berkata:

    kunjungan pagi aja sob.. ^^

  22. Adhi Prabowo, SE berkata:

    wuih nyufiiiiiii…

  23. darahbiroe berkata:

    hmmm aku wong semarang nuyehehehbagus banget tullisanyakeren

  24. antokcupu berkata:

    kerennnnbanget salam blogger

  25. ToPu berkata:

    Wah bahasa tingkat tinggi niy…, sampai aQ yang masih awam ndak ngerti apa isi pesan yang terkandung di dalamnya… Harap maklum…hehehehe………

  26. NURA berkata:

    salam sobatbener2 ngga tahu atau ngga yakin sama Tuhan ya,,

  27. Zippy berkata:

    Hihihi..bagus2…Tuhan emang Maha Penolong :)Dikit2 ngerti lah maksudnya🙂

  28. Dunia Hape berkata:

    Eh..ngomong2, mas buwel ganti template lagi toh?Weleh..hobi gonta ganti template nih :DTapi keren, soft banget warnanya🙂

  29. ieyaz berkata:

    kebanyakan orang mengingat Tuhan pada saat mendapa musibah saja.. *itu bukan sih intinya??* heheee..😀

  30. wah, kenapa di semarang? btw, maaf baru sempet mampir. masih cape nih.

  31. Isti berkata:

    waduh..ini puisi tingkat tinggi🙂

  32. karzanik berkata:

    kalau saya menerka makna yang disampaikan penulis…manusia akan sadar keberdaan Tuhan saat ia terkea musibah….mungkin itu intrepresentasi saya…dan itu pun semantiknya luas…

  33. gayuh berkata:

    oh Tuhan berilah petunjukmu

  34. wah, bahaya yah kalau mau tahu tentang keberadaan Tuhan????

  35. padli berkata:

    bahasa yang mantap…tuhan bisa infuskah

  36. Elsa berkata:

    hhm…bagus bagus…

  37. Tuhan tersenyum dengar pertanyaan itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s