wajah di balik cadar

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Entahlah, padahal bukanlah kau
Penyejukku disaat aku risau

di tiap detik bukanlah kau!
saat ku sedih kau dimana?
saat ku gundah kau kemana?
kau pun tak tahu saat ku galau

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Mengapakah darahku berdesir
melihat indah di balik satir?

Bukankah aku tercipta untukNya
Mencinta menyayangpun karenaNya
Bukankah tiada dalih menduakan Tuan
di sadar dan tertidur, wahai kawan

Kenapakah hatiku bergetar
memandang wajah di balik cadar?
Mengapakah hatiku tak tenang
setiap waktu wajah terbayang?

O Maaf aku yang tak sempurna
O Maaf aku yang tak dewasa
O Maaf aku yang sederhana
aku hanya manusia biasa

Pos ini dipublikasikan di puisi asal. Tandai permalink.

39 Balasan ke wajah di balik cadar

  1. ^^Manissss bangedz … like this achen nih ku kash jempol d^_^b

  2. Cerita Tugu berkata:

    ikut baca puisi dipagi hari

  3. Alrezamittariq berkata:

    subhanallah…dan siapakah dia di balik cadar itu?……

  4. Fajar berkata:

    co cuiiiit…….pagi-pagi dikasih puisi romantis…..mak nyess….

  5. TUKANG COLONG berkata:

    pernah baca berita tentang cow yang menikahi cewek bercadar, baru dibuka ternyata ceweknya berkumis..;)

  6. catatan kecilku berkata:

    Duhai wajah di balik cadartampakkan senyummu meski hanya samarmeski paras ayumu tertutup cadarpesona pribadimu masih jelas terpancarmembuat hatiku jadi tergetar…hehehe, ikutan ah buat puisi disini

  7. Gema berkata:

    happy Tuesday, ikut nyimak puisisnya🙂

  8. the others... berkata:

    Waw…, ada yg sedang meromantis disini rupanya. ^_^

  9. Ratasoe berkata:

    Wajah dibalik cadar, mengundang seribu tanya..ada mistery..ada ap dblik cadar?..hehe..;-)

  10. Lumbunghati berkata:

    pagi..pagi dah mellow wel.. sapa tuh yang dibalik cadar?

  11. Danil Edan berkata:

    Puitiz bgt nag….. keep it upempat kali empat sama dengan dua puluh sempat gak sempat harus di komen

  12. Ali Mas'adi berkata:

    kayak apa wajah dibalik cadar.

  13. Aulawi Ahmad berkata:

    siapakah dia dibalik cadar hehehe

  14. sehat-mu berkata:

    beggghhhh….keren ini..inspiratif…

  15. Yudi berkata:

    menyentuh…..

  16. waroeng coffee berkata:

    puisi yg manis menusuk jiwa🙂

  17. DewiFatma berkata:

    Kan pake cadar, Chen. Kok masih terpandang wajahnya? Bukannya kalau pake cadar yang nampak cuman mata? :)Chen, aku pasang link blog ini, trus keluar warning box nya bilang (kira-kira) gini: "URL ini tidak terdeteksi, pembaruan blog tidak akan ditampilkan" Sama kek masang link blognya Buwel. Kenapa ya, Chen?

  18. akhatam berkata:

    Hmmm kekasih yang tersembunyi (la di balik cadar:hehe)

  19. jiaaahh..cinta lagi.hiks..jadi inget siapa ya? cadar? hmm…..

  20. Siapakah dia.Puisi curhat nih. Walah, bagus:-)

  21. Siapakah dia.Puisi curhat nih. Walah, bagus:-)

  22. kira berkata:

    kenapa bang? giginya maju yahahahahahaha

  23. elok langita berkata:

    sukaaaaaaaaa…. kereeen puisinyaaaaa.. daleem.. touchy bangeet..

  24. attayaya berkata:

    keknya dia ga pake cadar deh brocuma pake jilbab doang

  25. anyin berkata:

    ha? cadarnya terbang kemana?

  26. Delia berkata:

    Selalu ada puisi yang tercipta ya..salut …wajah dibalik cadar itu memang sangat misteri :)maafkan kalo lia salah mengartikan

  27. waw…sederhana tapi membuat penasaran ya…^_^

  28. nuansa pena berkata:

    Sama, aku juga manusia biasa! hanya hambaNYA!

  29. aura keyboard berkata:

    Ada Habluminallah dan Habluminannas!

  30. bintang berkata:

    duh penasaran siapa kah yang dibalik cadarsampai bikin a-chen tergetar

  31. restry berkata:

    ihiii romantis banget puisinya..kunjungan perdana😀

  32. AISHALIFE-LINE berkata:

    Lagi ngeres apa bro?hihihi canda.

  33. anazkia berkata:

    Anaz kasih dua jempol🙂 bagus puisinya, Chen. Kapan yah, Anaz bikin puisi lagi?

  34. sibaho way berkata:

    saya juga sangat mengagumi wanita bercadar. bahkan tulisan saya tentang wanita bercadar setiap hari rutin dapet kunjungan dari search engine🙂

  35. ajie berkata:

    wah kern banget

  36. aulawi berkata:

    puisi yang indah🙂

  37. aMOR berkata:

    jatuh amor nih hehehe

  38. Elsa berkata:

    bikin penasaran ya kalo dibalik cadar…

  39. Wiwied berkata:

    :::: bercadar, selalu mengundang nuansa untuk bermelankolik ^-^v:::: puisi yang indah banget, dalam arti daleeemm… :::: salam kenal yah, knjungan sangat2 pertama.. tapi datang dengan kado perkenalan ^_^ http://wiedesignarch.blogspot.com/2010/05/surat-untuk-mas-farid.html:::: boleh follow yah!!! untuk mengenang blog ini lebbih jauh,,, dan jika berminat dengan blog aq, kenang balik aku yah ^_^v …:::: salam siang yang semangat!!! karena ini jumat^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s