Inversi dalam Puisi

Seperti yang pernah Saya tuliskan bahwa menurut Menurut Marjorie Boulton Unsur unsur yang membangun sebuah puisi adalah terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian bentuk fisik dan bagian bentuk secara mental.

Dimana bentuk secara fisik yaitu apa yang terlihat secara lahiriah; seperti nada dan larik puisi, termasuk di dalamnya irama, intonasi dan perangkat kebahasaan lainnya.
Sedangkan bentuk mentalnya mencakup arti dan tema tentang apa sih maksud dari tatanan bentuk fisik tadi.

Nah Kaitannya dengan judul, yaitu Inversi dalam puisi, Inversi ini termasuk dalam perangkat atau alat kebahasaan lainnya yang termasuk dalam unsur unsur puisi pembentuk fisik atau lahiriah puisi ini.

Pada dasarnya sih Inversi ini digolongkan ke dalam diksi; yaitu kata kata penyusun puisi yang sifatnya sebagai pengimagian. Seperti kombinasi kata, entah itu penjajaran makna, majas, perumpamaan ataupun repetisi, simbol simbol maupun enjambemen dan tipografi.

Inversi disini adalah salah satu gaya pemanfaatan dalam puisi dimana arti atau definisinya sendiri adalah gaya yang membalikkan urutan subyek dan predikat Atau membalikkan pola susunan kata dalam suatu frase.

Tujuannya sih untuk penegasan ide atau perasaan sebagai pencari efek tertentu bagi pembacanya.

Dan jelas kalau inversi ini nylenehi bahasa formal.

Efek efek dari inversi tadi sekali lagi hanya untuk menimbulkan efek puitis saja, jadi tak selamanya penyair memakai inversi ini dalam setiap puisi atau syairnya.

Mungkin gaya inversi ini sering dipakai(setahu saya) oleh Aephobia; blogger puisi yang dinamai penyair selatan oleh mas Aulawi ahmad, dalam karya karya puisinya.

Contoh pemakaian inversi dalam puisi yang mungkin akrab di telinga, ehm maksudnya pernah dipakai oleh maestro maestro penyair terkenal adalah seperti:

Ini muka penuh Luka (Chairil Anwar)
Tunduk terbungkuk matanya sangat papa(Taufik Ismail)
Meluas Pandangku meninjau cita cita abadi(Umar Ismail)
Pulang padamu segala suara(Trisno Sumardjo)

Nah seperti itu saja setahu saya tentang inversi dalam puisi yang saya ambil dari berbagai sumber.

Salam…

Pos ini dipublikasikan di Asal nyoret. Tandai permalink.

42 Balasan ke Inversi dalam Puisi

  1. Sudino Dinoe berkata:

    Makasih atas infonya ya mas..

  2. Ratasoe berkata:

    Brkunjung lg ane , sblumny ane ucapkan terimakasih bwt mas a-chen and buwel, ane dh brhasil sukser..;-), tp ad kndla dikit. Replaynya tetap posisinya di bawah. Coba entar mas a-chen cek ya. Mungkin ad solusinya..;-), sukses sll..

  3. anno berkata:

    selamat berakhir pekan bro..

  4. tomo berkata:

    Makasih kawan sharenya.Aneh bahasa inversi ini

  5. uswah berkata:

    Aku baru tahu inversi ini sob makasih

  6. hikmah berkata:

    Thanks sharenya kawan.unik dan jarang di post peblogger

  7. wow, jadi kayk dosen sastra nih si Achen.

  8. Kurotsuchi berkata:

    i do really like this!informatif sangat, dan bisa memberikan pengetahuan bagi yang masih awam🙂

  9. zulhaq berkata:

    ternyata dalam berpuisi, memang harus tahu aturan main yang baik dan bener

  10. Gudang Ilmu berkata:

    thanks nie infonya tapi jujur saya bisa membuat karangan puisi tapi susah sekali membacanya jiakakak

  11. NURA berkata:

    salamsobatwah ini ganti template juga,warna kuning ,jadi cerah mas,saya jadi tahu efek-efek inversi ,karena berkunjung kesini.

  12. attayaya berkata:

    masih bingung negh chen

  13. makasih banyak atas sharing ilmunya sobat..

  14. ajeng berkata:

    [Manggut-manggut] Ehm.. [mikir] ..enggak ngerti😀

  15. Syam Oby berkata:

    emang maestronya puisi mas achen ini :)makasihsalut buat kakaksalamdari blogger abnormal

  16. AeArc berkata:

    wah.. sastra banget, otakku rada susah mencerna, hehebtw, makasi dah berbagi ilmunya ya sob!

  17. sky berkata:

    perbendaharaan ilmu saya tentang puisi semakin bertambahterima kasih

  18. Wah bang achen pasti dulu nilai pelajaran bahasa indonesianya 10 nih, hebat euy artikelnya tentang puisi….:D

  19. Tungku Cinta berkata:

    puisi ? bahasa hati yang jujur

  20. daniledan berkata:

    PUISI UNTUKMU SOB..ANDA HEBAT… BAT…BATADAKAH ANDA HEBATSESUNGGUHNYA ANDA HEBATBENAR-BENAR SEKALI HEBATTERIMAKASIH

  21. Aulawi Ahmad berkata:

    tq infonya brother🙂

  22. TRIMATRA berkata:

    owh, aku mau nyoba bikin artikel postingan gaya inversi akhh,,,bisa ga yah.

  23. tukang colong berkata:

    sepertinya hal ini juga bisa kok diterapin di blogg..;)

  24. Ratasoe berkata:

    Brkunjung lg mas..;-)

  25. nietha berkata:

    pantesan puisinya selalu bagus.. ngerti banget soal per puisian chen

  26. waroeng coffee berkata:

    ternyata puisi itu teorinya begitu ya hehehe, tq dah berbagi🙂

  27. Qori berkata:

    Apakah sama inversi puisi dengan lirik lagu,,kalau menurut anem dalam membuat puisi, ane memunculkan ego untuk menuliskan perasaan lewat goresan pena dan memaksa kata yang ditulis berestetika dengan akhiran sama.

  28. Delia berkata:

    Thanks infonya..Mudah2an suatu hari bisa buat puisi .. hehehe

  29. eka berkata:

    Arigato, Achen.

  30. readhermind-dy berkata:

    inversi..sulit..:p

  31. Wah, ru tahu tentang bentuk fisik, bentuk mental dari sebuah puisi.***___aku cuka sekali!

  32. Laksamana Embun berkata:

    Thanks Atas Sharenya Mbak. Jadi tambah wawasan main kesini…Salam Knal

  33. rosanakmami berkata:

    hmmm, iya yaaa…tapi aku kadang susah banget dapetin kata2 yang tepat, hiks…diksinya jadi kacau :((thanks for share, mbak… ^^

  34. yangputri berkata:

    aku kalo bikin puisi biasanya ngalir aja tuh mas achen… tapi makasih deh atas inponya….

  35. grite berkata:

    wuhhhh keren,,,follow balik ea mbggrites.blogspot.com

  36. hryh77 berkata:

    baru tau saya ini mas..lumayan buat belajar bikin puisi he..he..

  37. Ratasoe berkata:

    Brkunjung lg mas, ternyat ad ilmux jg ya lo mw bwt puisi?, rumit jg ya..

  38. dinoe berkata:

    nice sharing mas….met malam ya….

  39. siroel berkata:

    berkunjung…mantep sob artikelnya…. saya ijin copy ya….thx sblmnya…

  40. M. Faizi berkata:

    INVERSI itu salinan kata per kata dari Bahasa Arab yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.Jadilah ia inversi dalam Bahasa Indonesia tetapi biasa dalam Bahasa Arab. Begitu pula–mungkin–sebaliknya. he.he.daripada dak ada komentar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s