PUISI ASAL | TAMU

Tamu itu pasti datang, kawan..
Tanpa ketuk, Tepuk bahu hidup
Ada kala kau terkejut
Bisa juga kau tersenyum
Mungkin cuma bisa pasrah
Ataukah hanya terpaksa

Laksana cahaya menembus kaca
Kebaikanmu muluskan jalan
Tak sakit apalagi menyakitkan
Laksana air lubangi batu
Angkaramu susahkan jalan
Amat lama amat menyakitkan

Tamu itu pasti datang, kawan
Ada sanak siapkan kafan
Ada saudara siapkan makam
Sirnalah harta
Sirnalah tahta
Sirnalah wanita
Adakah kawan cukup bekal?

Pos ini dipublikasikan di puisi asal, Rumah Baru. Tandai permalink.

37 Balasan ke PUISI ASAL | TAMU

  1. Hendriawanz berkata:

    Dengarkan jiwaAkui diriSambut dengan segenap hati

  2. Dhe berkata:

    Tanpa takutmalaikat mautpasti menjemputayoo..siapkan bekal..😀

  3. intinya, siap2 kalo kita semua akan meninggal ya, Chen?

  4. Yolizz berkata:

    tamu itu pasti akan datang, tanpa ada seorang pun yang tau kapan… yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha menyiapkan bekal, agar siap kapanpun dijemputnya…

  5. ninneta berkata:

    haii,perdana nih kesini, ngajakin kenalan sambil follow.. hehehehe….salam,ninneta

  6. nuansa pena berkata:

    hiks hiks hiks …belum!

  7. Cerita Tugu berkata:

    jelas dan pasti,tamu itu pasti datang

  8. Elsa berkata:

    ganti ya…rumahnya ganti

  9. Elsa berkata:

    tamunya menakutkan. membawa maut.aduuuuuuh, bekalku belum cukup. katakan pada tamu, jangan datang dulu

  10. Aulawi Ahmad berkata:

    belum saudaraku, belum sama sekali🙂

  11. BERITA ONLINE berkata:

    MAMPIR BACA PUISI KEREN.

  12. h-run berkata:

    makin maknyus puisinya!

  13. Jimox berkata:

    Sebelum tamu itu datang, mari kita siapkan bekal yang cukup, dengan amal ibadah :)makasih kawan, sudah mengingatkan🙂

  14. soewoeng berkata:

    dia datang tanpa tanya apa kita siap atau tidak ya bos

  15. rasanya aku belum siap kawan.. :1

  16. Ocky Fajzar berkata:

    pasti, pasti datang..😀

  17. hryh77 berkata:

    setubuh gan.. btw puisi na ttp keren kok gan..

  18. Dinoe berkata:

    Nice puisi mas..btw rumah baru ya mas…keren

  19. Aulawi Ahmad berkata:

    chen kok ganti templatenya??? bagusan yg kemaren brother…:)

  20. Aulawi Ahmad berkata:

    chen..silaturahmi🙂

  21. PRof berkata:

    Dan,Sang Tamu pasti datang menjemput….Siap ataupun tidak.

  22. M. Faizi berkata:

    "Kini aku tahu bahwa kematian diciptakan Tuhan untuk menjelaskan pada manusia, agar dengan akalnya ia berpikir dan dengan hatinya ia merasa, bahwa ada suatu keabadian yang lebih indah daripada kehidupan."(Sareyang–Pustaka Jaya, 2005: hal.139)

  23. Fajar berkata:

    kemana pun kita sembunyi…kita tidak akan bisa menghindarinya……

  24. abdulloh berkata:

    hello reportedly good friends?

  25. Gravisware berkata:

    semoga aku dan kamu tidak lelah mencari bekal..🙂

  26. richo berkata:

    wah jadi takut neehhhhhh, ngewi mengingat akan datangnya jemputan….sista ada awrd di ambil gih

  27. Ongki berkata:

    Msih belum cukup bekal…

  28. Aulawi Ahmad berkata:

    lah iki apik brother, tapi warnanya kurang mecinx🙂

  29. Munir Ardi berkata:

    semoga kita semua berbekal sebelum menghadap Nya puisi yang begitu bagus sahabat

  30. Munir Ardi berkata:

    salam kenal semoga persahabatan ini bisa berlanjut

  31. Alrezamittariq berkata:

    astaghfirullah…innalillahi wa innailaihi roji'un

  32. Munir Ardi berkata:

    terimakasih sahabat aku datang sebagai tamu tetapi tamu yang baik

  33. sedang masa persiapan ^^

  34. Hdsence berkata:

    ku sedia, jika aku tlah meiliki bekal.nice,salam sobat,,,langitsenja follow,back yachhh..

  35. anna fardiana berkata:

    hm..puisinya gak asal kok. tapi justru bener banget,thanks udah mengingatkan..🙂

  36. dasir berkata:

    Menjemput mautDengan bersikap zuhudAkhlaq pun jadi patutMenjelang ajal tanpa takutSalam

  37. anazkia berkata:

    Belum, belum cukup kawan..😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s