Kataku Kataku


Kataku Kini Hampir Tak Laku

Digerus Zaman, Dikikis Peradaban

Dulu, Kataku Begitu Merdu

Aku Ingat Mamat, Teriak Kataku Begitu Bangga

Juga Zainab, memeluk Kataku Mesra

Kini Mamat Mamat Erat Genggam Joystick

Zainab Zainab terpukau Mamamia Mamamia TV

Kataku pun Terkadang Disalah Gunakan

Kataku Yang Sendok Emas

Dipakai Menyendok Tahi dan Kotoran

Kataku Hanya Di Bibir

Tak Mendarah, Apalagi Mendaging

Kataku Kataku

Bisakah Semua Ikhlas Serukanmu

Termasuk Aku

Pos ini dipublikasikan di puisi asal, rumah lugu. Tandai permalink.

22 Balasan ke Kataku Kataku

  1. aaSlamDunk berkata:

    mau komentar appa nih ya?yg diinget joystick ma tipi.semua bisa berubah.. kecuali takdirdan takdir hanya Tuhan yang tau

  2. BIG SUGENG berkata:

    Kini ada berhala baru yang bernama TV dan Gamesyang melenakan dan memabukkan….

  3. Aulawi Ahmad berkata:

    setuju dgn komennya asslammdunk, itulah yg namanya perubahan, yang akan selalu terjadi didalam hidup ini🙂

  4. Rony berkata:

    benar banget kata big sugeng….

  5. ARIES berkata:

    puisinya Bagus Kawan!!!salam kenal

  6. Elsa berkata:

    hehehehehe…kebanyakan KATA. jadi bingung…..baca lagi ah, biar tau maksudnya

  7. Hendriawanz berkata:

    Ikhlas..kadang sulit menjalankan kata mulia ini.

  8. Mamah Aline berkata:

    kataku,sepertinya terpinggirkan jelas tak laku seharusnya kita menjadi malu

  9. akh, kata2mu masih laku kok.

  10. Kang Sugeng berkata:

    Mantab puisinya Kang, lagi2 saya nyerah kalo soal bikin puisi, cuma mungkin itu kebetulan aja puisi saya bisa menang dalam parade

  11. reni judhanto berkata:

    Banyak sekali kata-katamu sobat….?:D

  12. Ocky Fajzar berkata:

    wah aku tersinggung nih sama puisinya hahahah

  13. paksuu berkata:

    ramai yg semakin lalai dgn keseronokan dunia

  14. kataku ku kata-katakata-kataku ku katasiapa berkatasiapa dikatahmmmm…ada kata-kata HOT GOSIP

  15. ajeng berkata:

    Berhubung sudah diberi tahu artinya, jadi datang dg setangkup harap semoga kita kembali ke "kataku"..

  16. Cerita Inspirasi berkata:

    pokok'e lanjutkan berkata-kata yah… terus berkarya.. terus menari.. walau tak ada orang yang melihatnya.. begitulah peranmu dan aku.. ^^

  17. Alfaro berkata:

    Mas…saya bingung…artinya apa yah?apa ini tentang efek negatif kemajuan teknologi?

  18. h-run berkata:

    kuerennnn.. mengena banget! :7

  19. Zippy berkata:

    Keren pusinya, bagus deh…Andai aja gue bisa buat puisi kayak gitu -_-"

  20. anyin berkata:

    nyambung ke posting lain ternyata…. masih laku kok katamu.. nih buktinya aku komen hehe *Pede

  21. Yolizz berkata:

    lanjutkan berkata-kata,, walopun ada yang lebih dari sekedar kata-kata *halaahh apa toh?!*😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s